News > Back

Belasan Billboard Ditertibkan Petugas Gabungan

October 25, 2017| Sumber : http://wiisiinews.com/2017/10/25/belasan-billboard-ditertibkan-petugas-gabungan// | Reposted by Megaswara

Wiisiinews.com, Bogor – Belasan billboard tanpa izin alias bodong dan menunggak pajak reklame ditertibkan petugas gabungan, Rabu 25 Oktober 2017. Dari jumlah tersebut billboard bodong terpaksa harus dibongkar, sedangkan lainnya ditutup kain hitam oleh pihak Badan Pendapat Daerah (Bapenda) Kota Bogor. Kasubid Pengawasan dan Pemeriksaan Pajak Daerah pada Bapenda Kota Bogor, Riki Robiansyah mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan guna menimbulkan efek jera kepada para pemilik reklame agar melengkapi izin dan membayar pajak tepat waktu. “Kegiatan kali ini dikhususkan reklame yang ukuran besar. Ada sembilan reklame yang ditutup. Untuk wilayahnya yaitu Jalan Sholeh Iskandar, Jalan Gunung Batu dan Bantar Jati,” ungkap Riki disela penertiban. Riki menjelaskan, penertiban terus akan dilakukan dikarenakan masih banyak pelanggan reklame permanen atau non permanen. “Untuk non permanen penetiban setiap hari, apabila reklame permanen dilakukan satu bulan sekali, karena kekurangan personil,” jelasnya. Sementara itu, Kasubid Penagihan dan Penegakan Sanksi, Kus Agianto menambahkan, untuk saat ini ada lebih dari 10 titik yang ditertibkan, baik yang belum berizin atau yang belum membayar pajak. “Padahal pajak di bayarkan selama satu tahun, untuk penindakan dilakukan setelah menunggaknya sebulan. Total ada sebelas titik penertiban bersama Satpol PP, Dinas Perhubungan (Dishub), dan Bagian Hukum Setdakot Bogor,” ungkapnya. Kus lanjut mengatakan, pihaknya sebelum melakukan penindakan sebelumnya telah melayangkan surat teguran sebanyak tiga kali namun tidak ditanggapi oleh pemilik hingga akhirnya ditertibkan. “Untuk operasi sisir (Opsir) skala besar dilakukan selama satu bulan sekali dengan ukuran reklame diatas dua kali dua meter untuk yang ditertibkan,” terangnya. Adapun reklame yang ditertibkan termasuk reklame didepan ruko, karena harus membayar pajak. Banyak yang meminta penundaan penertiban, tetapi tidak ada tolerensi karena sudah diberikan surat tegura, kata Kus. “Kami tutup dahulu, sampai mereka membayar pajak. apabila tidak ada tindak lanjut lagi maka kami cabut reklame itu. Hal ini sesuai Perda 4/2011 tentang Pajak Reklame,” kata Kus kembali.


Sumber :http://wiisiinews.com/2017/10/25/belasan-billboard-ditertibkan-petugas-gabungan/

Comments

News

Add A Comment